BAGAIMANA CARA MENDAFTAR

1 Login atau daftar sebagai partisipan.
2 Catat kode pendaftaran anda.
3Datang dalam kegiatan kami.

Jika masih ada yan ingin anda tanyakan hubungi email kami di info@sman3-palembang.sch.id . Terimakasih!

KETERANGAN

Kode Pendaftaran anda
dapat ditukar dengan
Kaos dan Merchandise menarik!

LUPA PASSWORD?

68 peserta UNBK paket C dan paket B Laksanakan UN di SMAN 3 Unggulan Palembang

Rabu, 18 Oktober 2017

Suasana UNBK Kesetaraan dan foto Panitia

Palembang – Perdana di Kota Palembang pelaksanaan ujian Paket B dan C menggunakan komputter, sedangkan Paket A masih manual sesuai arahan pemerintah pusat. Ujian ini sendiri diikuti oleh 178 peserta terdaftar untuk paket C dan 83 peserta terdaftar dipaket B.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Hj Ismi Mulyati menerangkan, sebelumnya pada April 2017 lalu juga diadakan ujian paket A, B dan C yang masih menggunakan sistem manual atau tertulis. “Ini yang perdana kita jalankan ujian berbasis komputer sesuai arahan kementerian,” terangnya saat memonitoring pelaksanaan ujian Paket C di SMPN 1 Palembang, Ahad (15/10).

Untuk pelaksanaannya sendiri, ia menjelaskan, pihaknya menumpang di beberapa sekolah seperti Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1, 4, 17, 54 dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Palembang selama tiga hari, dari 13 – 15 Oktober kemarin.

“Yang ikuti ujian ini adalah pelajar yang sempat putus sekolah dari berbagai alasan dan sudah terdaftar di 24 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di seluruh Kota Palembang,” katanya.

Selain itu, untuk materi soalnya sendiri sama seperti ujian jurusan di jenjang SMA dengan mata pelajaran yang diuji adalah matematika, bahasan Indonesia, bahasa Inggris, PKN. Kemudian ekomoni dan sosiologi untuk jurusan IPS dan untuk jurusan IPA mata pelajaran yang diujikan yaitu kimia serta biologi.

“Bobot soalnya telah disesuaikan oleh pemerintah pusat. Sistemnya sama seperti UNBK pada jenjang SMA, dimana peserta harus mengisi token terlebih dahulu untuk dapat menjawab soal yang tersedia di server masing-masing. Dan kami sifatnya hanya mengawasi, datanya akan langsung masuk ke pusat. Sementara untuk pembagian ijazah yang dinyatakan lulus nanti, kami belum mendapatkan informasi kapan terbitnya,” akunya.

Sementara itu, salah satu peserta berinisial D mengaku, kalau dirinya terpaksa ikut ujian Paket C ini lantaran beberapa minggu sebelum Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) serta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dirinya sakit sehingga tidak masuk sekolah saat kedua ujian itu berlangsung.

“Pada ujian tahun ajaran 2016/2017 kena sakit di Usus dan Lambung jadi terpaksa tidak sekolah bahkan tidak ikut ujian. Saya tertolong adanya ujian paket C ini, sehingga saya tidak perlu mengulang sekolah kembali,” katanya.

Ia pun berharap, dirinya dapat segera lulus dan mendapatkan ijazah agar bisa masuk ke perguruan tinggi yang ia incar saat bangku sekolah. “Kalau lulus saya mau coba tes di Politeknik Negeri Sriwijaya. Semoga saya lulus. Bantu do’anya ya kak,” pintanya sembari melempar senyum simpul. (ejak)

BERITA LAIN

Indeks Berita -
TOP